FACEBOOK KIRIM EMAIL DISINI DOWNLOAD

Daftar Layanan dan Budget
Jln Juanda Gg. Anggrek No. 83, Depok, Jawa Barat.
  • PIN BB. 74164719
  • Sms/Whats App 021. 97235339,
  • Phone/Sms 021. 45765289
REKAMAN 3 LAGU 500 RIBU
VIDEO KLIP 500 RIBU
DAFTAR HARGA LAYANAN AUDIO DAN MUSIK
DAFTAR LAYANAN DAN HARGA VIDEO
DAFTAR LAYANAN HARGA PHOTO DAN DESAIN

Inikah Keris Paling Sakti Di Nusantara ?

Mungkin anda sudah pernah mendengar tentang keris Mpu Gandring, tapi bukan keris ini yang saya maksud. Keris yang dibuat seorang empu dari desa Lulumbang ( Sekarang Wlingi-Blitar) itu ternyata masih punya pesaing yang diyakini punya tuah sakti lebih dahsyat dan kharismatik. Lalu keris apa ?

Sebelum keris ini diciptakan, Keris Empu Gandring memang cukup populer dan fenomenal karena mengiringi kesejarahan berdirinya Singosari dan berlanjut ke Majapahit. Namun tidak ada salahnya saya membagi tulisan ini dalam point-point singkat dibawah ini :

Apa itu Keris
Keris adalah sebilah besi tipis, bersisi tajam di kanan kiri, dengan ujung runcing yang bisa digolongkan sebagai senjata tikam jenis belati. Ada kalanya empu (sebutan untuk pembuat keris) membuat variasi tersendiri terhadap model keris. Namun yang paling umum adalah keris yang berbentuk lurus dan ada pula yang berkelok-kelok.

Pada masa lalu, keris memiliki fungsi-fungsi sebagai berikut :
  • sebagai senjata dalam duel maupun peperangan
  • sebagai pelengkap ritual (sesaji). 
  • Sebagai sumber kekuatan batin dan spiritual
  • Sebagai symbol pemerintahan (pusaka)  yang diluhurkan
Fungsi keris pada masa kini adalah
  • Sebagai karya seni, koleksi dan konservasi kebudayaan (tahun 2005 telah terdaftar di UNESCO sebagai Warisan Budaya Dunia Non-Bendawi Manusia)
  • Sebagai penambah sugesti spiritual
Istilah penyebutan Keris sendiri di temukan dari  Prasasti Karang Tengah yang menggunakan angka tahun 824 Masehi. Senada dengan prasasti, di Candi Borobudur juga terdapat penggambaran sebuah benda mirip keris pada salah satu relief.  Hal ini mengidentifikasikan bahwa keris memang sudah menjadi bagian dari masyarakat kala itu, mengingat Prasasti Karang Tengah dan Candi Borobudur sama-sama dibuat ditahun 800-an.

Keris terus mengalami transformasi bentuk dan modifikasi, mulai dari wujud polos mirip belati hingga menjadi seperti yang kita ketahui sekarang.  Namun bisa dikatakan budaya perkerisan mencapai perkembangan yang cukup signifikan di era awal Singasari hingga Majapahit.

Oke, sebelum saya menulis kisah keris paling sakti yang saya maksud, terlebih dahulu saya akan menulis tentang Keris Empu Gandring sebagai pengantar

Keris Empu Gandring
Adalah sebuah keris yang digarap pengerjaannya oleh seorang Empu (pakar) terkemuka bernama Gandring.  Empu Gandring banyak memproduksi karya-karyanya di desa Lulumbang yang diperkirakan sekarang letaknya di sekitar Wlingi – Blitar. Sampai sekarang daerah tersebut masih ditemukan jejak-jejak para  pande besi maupun empu keris ( Salah satu yang cukup ternama  adalah Almarhum Bapak Sumodadi ).

Keberadaan keris Empu Gandring saat ini memang masih misterius walaupun kesejarahannya tercatat dalam Serat Pararaton ( KItab Raja-Raja). Keris ini dianggap pemicu bencana turun temurun dalam suksesi kepemimpinan Singasari. Kutukan sang empu yang terbunuh oleh keris buatannya sendiri ini , dikisahkan terus menyertai Singasari bahkan sampai runtuhnya kerajaan berhaluan Tantrayana  tersebut. Dari  ujaran beberapa spiritualis yang pernah saya dengar, keris Empu Gandring dibuat dari bahan baku batu meteor sehingga elemennya sangat keras.  Bahkan lumpang batu milik Empu Gandringpun hancur berkeping-keping ketika keris tersebut di uji coba  oleh Ken Arok. 

Empu Gandring sesungguhnya berniat membuat karya yang paling  master piece sehingga  rencana produksi diperkirakan memakan waktu 7 bulan.  Selama itu pula Empu Gandring mengerahkan seluruh energi raga maupun spiritual guna menyempurnakan karya terbaiknya.  Namun belum genap waktu yang ditentukan, Ken Arok selaku pengorder , telah meminta keris tersebut . Akibat belum selesainya seluruh proses, berbagai tuah buruk yang terdapat dalam keris belum berhasil ditaklukkan , bahkan Empu Gandring menambahinya dengan  7 setan dendam yang akan langsung bekerja saat dirinya tewas. 

Lenyapnya Keris dan Kematian Tohjaya
Di riwayatkan kemudian berturut-turut 7 orang  tewas oleh keris tersebut, salah satunya adalah Ken Arok sendiri.  Keris Empu Gandring diperkirakan lenyap dalam perlarian Apanji Tohjaya, Raja Singasari yang hanya memerintah satu tahun ( 1249 - 1250). Kala itu dua keponakannya, Ranggawuni dan Mahesa Cempaka melakukan pemberontakan besar-besaran sehingga membuat Tohjaya terluka oleh tombak dan lari ke desa Katang Lumbang ( sekarang di sekitar Pasuruan). Sebelum mengungsi, Tohjaya sempat memerintahkan pengawalnya untuk membawa kabur keris Empu Gandring bersamanya.  Celakanya, dalam pelariannya yang luka parah, sesuatu hal yang tidak mengenakkan dialami Tohjaya. Si pengawal  pembawa keris sekaligus pemikul tandu bagian depan, melorot celananya sehingga nampaklah bagian belahan pantat. Bagi Tohjaya ini pertanda buruk, sebuah arti bahwa dia tidak akan pernah jadi Raja. Maka, meski dalam keadaan luka, Tohjaya turun dari tandu lalu menombak sang pengawal. Si pengawal secara refleks menghindar sekaligus menyerang balik dengan keris Empu Gandring yang sedang dibawanya. Dada Tohjaya jebol.

Pupuh Serat Pararaton yang saya temukan, meski tidak lengkap, menuliskan cuplikan kemarahan Tohjaya karena  ketidak sengajaan pengawalnya tersebut :

Yogha kagyat sira Panji Tohjaya, malajeng kapisah, tinumbak tan kapisanan, marin ing geger, rinuruh den ing kawulan ira. Pinikul pinalayoken mareng Katang Lumbang. Kang amikul kasingse gadage, katon pamungkure.  Ling ira Panji Tohjaya ring kang amikul: ‘Beciki gadagta katon pamungkure.’ Sangkan ing tan awet ratu dene silit iku.

Terjemahan bebasnya kira-kira dibawah ini :

Panji Tohjaya sangat terperanjat, lari terpisah, namun dia tertombak meski cuma sekali. Setelah keadaan kondusif, para pengawal (kawulan) mencari dan memikulnya ke Katang Lumbang. Saat memikul seorang pengusung tandu terlepas celananya sehingga tampaklah bagian bokong.
Panji Tohjaya membentak “Rapikan celanamu, pantatmu kelihatan. Aku tidak akan awet jadi Raja gara-gara pantat itu !" 

Tohjaya dimakamkan dalam suasana sederhana dan sepi, bahkan dimungkinkan jenasahnya di tinggalkan begitu saja di Katang Lumbang oleh pengawalnya yang tersisa. Keris Empu Gandring sendiri nampaknya juga di buang di TKP sehingga sulit melacaknya lagi.

Keris Empu Gandring menjadi sangat populer di telinga banyak orang karena membayangi kehidupan raja-raja Singasari. Namun keris yang satu ini rasanya tak kalah spektakuler, bahkan bisa jadi 100 kali lebih hebat ketimbang keris Empu Gandring.

Keris apa itu ? BACA SELANJUTNYA DISINI

Catatan Gambar : Relief Keris di Candi Borobudur

______________________________

D. Dhewanindra
Kontributor areapager.com
Penyuka Sejarah dan Kebudayaan
Kini tinggal di Depok, Jawa Barat
______________________________

ARTIKEL TERKAIT:

VIDEO KLIP MANIPULASI COMPUTERISASI

Berbagai video klip yang dikerjakan oleh Padepokan Gerilya ( Pager) meski murah dan super terjangkau, tetap mengalami sentuhan computerizer untuk tetap dapat mengikuti perkembangan teknologi video atau film. Strategi penggunaan visual effect ini pada akhirnya mampu menjaring banyak musisi untuk mempercayakan penggarapan video klipnya kepada Pager.

Meski mungkin punya harga yang relatif sama dengan produksi studio yang lain, namun dari sisi teknis pengerjaan, jelas memiliki perbedaan jika dilihat dari hasilnya. Tidak sekedar cut to cut semata. Siapa saja sekarang ini bisa membuat video, namun Pager selalu berusaha selangkah lebih maju. Di dukung sejumlah crew yang berpengalaman bertahun-tahun, malang melintang di berbagai broadcast televisi dan production house, mengerjakan berbagai proyek film layar lebar, Film TV, iklan, program TV serta video klip, Pager. selalu memberikan dukungan yang terbaik untuk karya anda.


MULTICAMERA LIVE & PHOTOGRAPHY & SOUND SYSTEM

Padepokan Gerilya ( Pager ) menggunakan sejumlah perangkat multicamera dalam mengerjakan proyek-proyek dokumentasi seperti weeding atau pernikahan, event musik, seminar, pengajian, misa, kebaktian dan acara-acara lainnya. Hal ini dilakukan agar dokumentasi terekam dengan baik secara audio maupun visual sehingga layaknya acara-acara di televisi.

Ada kalanya klien juga mengambil paket dokumentasi photo dan sound system untuk digabung dengan paket multicamera live agar biaya semakin murah dan team mudah untuk dikoordinasikan saat di lapangan.

Mahalkah biayanya ? Tentu saja tidak. Anda bisa mengetahui paket-paket biayanya DISINI
REKAMAN AUDIO & MUSIK PADEPOKAN GERILYA STUDIO

Selain mengerjakan proyek-proyek video, Padepokan Gerilya juga memiliki divisi khusus yang menangani produksi audio, baik musik lagu maupun produk audio lainnya seperti dubbing, sound effect dan ilustrasi.

Seluruh perekaman di lakukan menggunakan perangkat digital. Khusus untuk aransement musik, Pager Studio melibatkan langsung beberapa musisi sekaligus untuk bermain secara live. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kesegaran tersendiri sehingga musik yang dibuat tidak terdengar seperti organ tunggal atau yang cuma dikerjakan oleh satu orang saja.

Sudah tidak terhitung lagi jumlah musisi, baik band maupun penyanyi solo ( duet / group vocal ) yang merekam karyanya di Pager Studio dari berbagai jenis musik.

MULTIMEDIA & CD INTERAKTIF

Sejumlah jenis-jenis kerja multimedia juga diselenggarakan oleh Padepokan Gerilya. Diantaranya adalah pembuatan Motion Graphic. Motion graphic adalah salah satu bentuk lain dari desain grafis image. Bedanya, grafis image bersifat diam ( still ) sementara Motion graphic bersifat bergerak. Motion graphic bisa berupa 2 dimensi ataupun 3 D.

Motion graphic biasanya digunakan sebagai salah satu sarana presentasi yang terdapat dalam sebuah CD atau file interaktif. Motion graphic juga dibutuhkan sebagai opening, bumper in/out, titling, closing program, dan kebutuhan lain .


TENTANG PADEPOKAN GERILYA

Padepokan Gerilya atau yang biasa disingkat Pager adalah sebuah komunitas multimedia dan audio visual yang di dirikan sejak tahun 2008 di kota Depok Jawa Barat. Di dalam komunitas ini berhimpun berbagai pekerja seni lintas bidang, diantaranya filmmaker, teaterawan, broadcaster, animator, graphic desainer, musisian dan penulisan.

Untuk memfasilitasi kerja-kerja kreatifnya, Pager kemudian memperlengkapi diri dengan sejumlah perangkat pendukung, diantaranya studio musik dan audio, studio editting dan graphic serta studio green screen. Di samping itu Pager sengaja mengambil lokasi workshop di dekat sebuah telaga di Jalan Juanda Depok untuk mendukung kegiatan shooting outdoornya. Dengan demikian, proyek-proyek kreatif yang dikerjakan oleh komunitas ini bisa berjalan dengan baik hingga kini.

PADEPOKAN GERILYA
Jln Juanda Gg. Anggrek No. 83 Depok Jawa Barat.
PIN BB. 74164719, Sms/Whats App 021. 97235339, Phone/Sms 021. 45765289
Salam Kreatif,
Halaman ini menampilkan tulisan-tulisan dari crew Padepokan Gerilya di saat lagi pada nganggur nggak ada proyek shooting, recording, desain atau lainnya. Namun untuk tetap "berkegiatan " , crew-crew yang selalu gatal berkarya ini menuangkan apa saja yang ada di kepala mereka pada rubrik-rubrik dibawah ini. Tiap artikel yang anda klik, akan muncul pada kolom " Artikel yang anda cari ada disini " ( berkedip - kedip )

INIKAH KERIS SAKTI DI NUSANTARA ?

Mungkin anda sudah pernah mendengar tentang keris Mpu Gandring, tapi bukan keris ini yang saya maksud. Keris yang dibuat seorang empu dari desa Lulumbang ( Sekarang Wlingi-Blitar) itu ternyata masih punya pesaing yang diyakini punya tuah sakti lebih dahsyat dan kharismatik. Lalu keris apa ?