FACEBOOK KIRIM EMAIL DISINI DOWNLOAD

Daftar Layanan dan Budget
Jln Juanda Gg. Anggrek No. 83, Depok, Jawa Barat.
  • PIN BB. 74164719
  • Sms/Whats App 021. 97235339,
  • Phone/Sms 021. 45765289
REKAMAN 3 LAGU 500 RIBU
VIDEO KLIP 500 RIBU
DAFTAR HARGA LAYANAN AUDIO DAN MUSIK
DAFTAR LAYANAN DAN HARGA VIDEO
DAFTAR LAYANAN HARGA PHOTO DAN DESAIN

Ken Arok Ken Dedes, film sejarah yang hujan seks dan puting

Judul
Ken Arok - Ken dedes
Produser
Sanusi, MJ,
Djun Saptohadi
Durasi 
107 Menit
Skenario
Wijono Soewardjo,
Musik
Franki Raden
Sound
Sambas E
Photography
Kasdullah
Editor 
Djuki Paimin


Pemeran
Advent Bangun; Ali Albar; Bram Adrianto; Eva Arnast; George Rudy; Harun Syarief, Aminah Cendrakasih; Arthi Dewi; Baron Achmadi; Deddy Sutomo; Gatot Subroto; Herman Permana; Syamsuri Kaempuan; Torro Margens
****

Perkembangan film 5 tahun belakangan ini, sepertinya merupakan putaran roda dari era tahun 80-an, dimana film dalam negeri, mengalami kemajuan secara kuantitas namun merosot secara kualitas.  Sejumlah sutradara seperti wajib hukumnya memasukkan unsur sex dalam titik-titik scene tertentu guna mengobok-obok konsentrasi penonton.

Hari ini saya menonton film Ken Arok Ken Dedes, sebuah film ,  yang di produksi tahun 1983 oleh PT.Kalimantan Film Corp.  Sesungguhnya film yang diperankan oleh George Rudi  sebagai Ken Arok (kakak alumni saya di sebuah akademi drama dan film Yogya) itu sudah pernah saya tonton ketika masih kecil  , namun entah kenapa saya terusik untuk menonton ulang lagi.

Menit awal dibuka dengan salam dalam bahasa sansekerta dan syair yang bersifat wejangan. Sayangnya, kekhusukan tersebut langsung tak berarti apa-apa mana kala Ni Ken Endog ( ibu kandung Ken Arok ) menggeliat-geliat layaknya perempuan  yang disenggamai, saat menerima titipan benih Bathara Brahma.

Hanya beberapa menit berselang, adegan kembali berulang saat Ken Endog akan di setubuhi oleh suaminya.  Tak berhenti sampai disitu, rentetan scene seperti wajib menampilkan paha mulus nyaris ke selengkangan dengan bonus payudara big size yang hampir menyembul dari kain sejumlah pemain wanita.

Nafas tersengal penonton seperti belum reda manakala Ken Arok akhirnya kabur dari padepokan bersama Ken Umang ( istri pertamanya) dan tinggal di rumah pohon mirip tarzan. Dalam rumah itu, untuk menyimbolkan adegan seks, keduanya bersama-sama membelah buah duren sekaligus makan bersama. Sayangnya, bagi sang sutradara itu belum cukup. Putting payudara Ken Umang harus beberapa kali nampak di kamera lewat adegan yang dikesankan tak sengaja.

Penampakan putting kembali muncul manakala sejumlah anak buah Ken Dedes  (Eva Arnaz) mandi di kali. Tokoh yang ditampakkan putingnya tersebut hanya tampil untuk menunjuk ke sebuah arah.

Frame perkenalan Akuwu Tumapel Tunggul Ametung juga tak luput dari adegan kemunculan puting . Kemarahan tokoh yang diperankan oleh Advent Bangun itu adalah gara-gara laporan bahwa upetinya di rampok di hutan oleh Ken Arok. Ametung mengungkapkan kemarahannya dengan mendorong seorang figuran perempuan (yang berperan sebagai dayang )ke arah samping sehingga putingnya keluar dari kemben.

Terus terang saja saya sangat lelah menonton film ini. Sepanjang alur, mulai dari awal hingga selesai, hanya mengeksploitasi  paha, payudara dan geliatan birahi semata. Namun kekecewaan terbesar saya adalah  karena film yang dalam text openingnya tertulis “ diolah dari serat pararaton” ini sangat mencederai khasanah kesejarahan dan lepas dari kitab yang di tulis pada abad pertengahan tersebut.

ARTIKEL TERKAIT:

VIDEO KLIP MANIPULASI COMPUTERISASI

Berbagai video klip yang dikerjakan oleh Padepokan Gerilya ( Pager) meski murah dan super terjangkau, tetap mengalami sentuhan computerizer untuk tetap dapat mengikuti perkembangan teknologi video atau film. Strategi penggunaan visual effect ini pada akhirnya mampu menjaring banyak musisi untuk mempercayakan penggarapan video klipnya kepada Pager.

Meski mungkin punya harga yang relatif sama dengan produksi studio yang lain, namun dari sisi teknis pengerjaan, jelas memiliki perbedaan jika dilihat dari hasilnya. Tidak sekedar cut to cut semata. Siapa saja sekarang ini bisa membuat video, namun Pager selalu berusaha selangkah lebih maju. Di dukung sejumlah crew yang berpengalaman bertahun-tahun, malang melintang di berbagai broadcast televisi dan production house, mengerjakan berbagai proyek film layar lebar, Film TV, iklan, program TV serta video klip, Pager. selalu memberikan dukungan yang terbaik untuk karya anda.


MULTICAMERA LIVE & PHOTOGRAPHY & SOUND SYSTEM

Padepokan Gerilya ( Pager ) menggunakan sejumlah perangkat multicamera dalam mengerjakan proyek-proyek dokumentasi seperti weeding atau pernikahan, event musik, seminar, pengajian, misa, kebaktian dan acara-acara lainnya. Hal ini dilakukan agar dokumentasi terekam dengan baik secara audio maupun visual sehingga layaknya acara-acara di televisi.

Ada kalanya klien juga mengambil paket dokumentasi photo dan sound system untuk digabung dengan paket multicamera live agar biaya semakin murah dan team mudah untuk dikoordinasikan saat di lapangan.

Mahalkah biayanya ? Tentu saja tidak. Anda bisa mengetahui paket-paket biayanya DISINI
REKAMAN AUDIO & MUSIK PADEPOKAN GERILYA STUDIO

Selain mengerjakan proyek-proyek video, Padepokan Gerilya juga memiliki divisi khusus yang menangani produksi audio, baik musik lagu maupun produk audio lainnya seperti dubbing, sound effect dan ilustrasi.

Seluruh perekaman di lakukan menggunakan perangkat digital. Khusus untuk aransement musik, Pager Studio melibatkan langsung beberapa musisi sekaligus untuk bermain secara live. Hal ini dilakukan untuk mendapatkan kesegaran tersendiri sehingga musik yang dibuat tidak terdengar seperti organ tunggal atau yang cuma dikerjakan oleh satu orang saja.

Sudah tidak terhitung lagi jumlah musisi, baik band maupun penyanyi solo ( duet / group vocal ) yang merekam karyanya di Pager Studio dari berbagai jenis musik.

MULTIMEDIA & CD INTERAKTIF

Sejumlah jenis-jenis kerja multimedia juga diselenggarakan oleh Padepokan Gerilya. Diantaranya adalah pembuatan Motion Graphic. Motion graphic adalah salah satu bentuk lain dari desain grafis image. Bedanya, grafis image bersifat diam ( still ) sementara Motion graphic bersifat bergerak. Motion graphic bisa berupa 2 dimensi ataupun 3 D.

Motion graphic biasanya digunakan sebagai salah satu sarana presentasi yang terdapat dalam sebuah CD atau file interaktif. Motion graphic juga dibutuhkan sebagai opening, bumper in/out, titling, closing program, dan kebutuhan lain .


TENTANG PADEPOKAN GERILYA

Padepokan Gerilya atau yang biasa disingkat Pager adalah sebuah komunitas multimedia dan audio visual yang di dirikan sejak tahun 2008 di kota Depok Jawa Barat. Di dalam komunitas ini berhimpun berbagai pekerja seni lintas bidang, diantaranya filmmaker, teaterawan, broadcaster, animator, graphic desainer, musisian dan penulisan.

Untuk memfasilitasi kerja-kerja kreatifnya, Pager kemudian memperlengkapi diri dengan sejumlah perangkat pendukung, diantaranya studio musik dan audio, studio editting dan graphic serta studio green screen. Di samping itu Pager sengaja mengambil lokasi workshop di dekat sebuah telaga di Jalan Juanda Depok untuk mendukung kegiatan shooting outdoornya. Dengan demikian, proyek-proyek kreatif yang dikerjakan oleh komunitas ini bisa berjalan dengan baik hingga kini.

PADEPOKAN GERILYA
Jln Juanda Gg. Anggrek No. 83 Depok Jawa Barat.
PIN BB. 74164719, Sms/Whats App 021. 97235339, Phone/Sms 021. 45765289
Salam Kreatif,
Halaman ini menampilkan tulisan-tulisan dari crew Padepokan Gerilya di saat lagi pada nganggur nggak ada proyek shooting, recording, desain atau lainnya. Namun untuk tetap "berkegiatan " , crew-crew yang selalu gatal berkarya ini menuangkan apa saja yang ada di kepala mereka pada rubrik-rubrik dibawah ini. Tiap artikel yang anda klik, akan muncul pada kolom " Artikel yang anda cari ada disini " ( berkedip - kedip )

INIKAH KERIS SAKTI DI NUSANTARA ?

Mungkin anda sudah pernah mendengar tentang keris Mpu Gandring, tapi bukan keris ini yang saya maksud. Keris yang dibuat seorang empu dari desa Lulumbang ( Sekarang Wlingi-Blitar) itu ternyata masih punya pesaing yang diyakini punya tuah sakti lebih dahsyat dan kharismatik. Lalu keris apa ?